• screen 1 2
  • prambanan dan jam gadang
  • pura-wayang
  • Sawah dan danau 2
  • pelebon ami 1
  • photo ami 2 fl
  • photo ami 4 klentheng
  • photo ami 5 fl
  • photo ami 6
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi

KELUARGA BESAR AMI PUSAT MENGUCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU IMLEK 2566. SEMOGA SEGALA PENGABDIAN DILIMPAHKAN KARUNIA DEMI KEMULIAAN BANGSA 

Museum Graha Widya Patra

 

Komplek Taman Mini Indonesia Indah (TMII ), Jakarta Timur (13560 )

Telp.   :  (021) 8401686 / 9301 / 8418

Faks. :  (021) 8408417

 

 

Museum Minyak dan Gas Bumi “Graha Widya Patra” (Gawitra) terletak di bagian timur Taman Mini Indonesia Indah berdekatan dengan Taman Burung dan Museum Listrik dan Energi Baru. Pembangunan Museum Migas menandai peringatan 100 tahun industri minyak dan gas bumi Indonesia, merupakan sumbangan masyarakat perminyakan Indonesia demi melestarikan dan mewariskan nilai-nilai juang kepada generasi penerus untuk peningkatan ilmu dan teknologi.

 

 

 

Gedung utama berbentuk anjungan lepas pantai dengan dua bangunan pendukung berbentuk gilig menyerupai tangki minyak, disebut Anjungan Eksplorasi dan Anjungan Pengolahan. Ruang pamer terdapat di gedung utama dan di anjungan eksplorasi. Pameran di gedung utama mengenai sejarah industri perminyakan. Di ruang ini terdapat Teater Minyak yang memutar film pendek dan multislide mengenai asal-mula serta hasil pengolahan minyak dan gas bumi di Indonesia. Selain itu terdapat ruang untuk pameran berbagai benda dan bahan mengenai minyak dan gas bumi yang ada di sekitar kita.

 

 

Anjungan eksplorasi mengetengahkan eksplorasi minyak dan gas bumi, termasuk peragaan sejarah terjadinya cekungan minyak dan gas bumi serta penerapan teknologi pada masa yang lalu, sekarang, dan yang akan datang. Di luar gedung dipamerkan peralatan pengeboran minyak dan peragaan benda-benda eksplorasi berupa menara bor tahun 1930-an, berbagai pompa angguk, sebuah truk logging tua, pompa bensin engkol, dan sebuah kilang minyak tua.

 

 

 

 

MELUHURKAN MUSEUM, MEMULIAKAN KEBUDAYAAN



-Kutipan pernyataan Putu Supadma Rudana (Ketua Umum AMI), dihadapan Para  Ibu Negara serangkaian Spouse Program KTT ASEAN, 18 November 2011-

 

 

 

SELAYANG PANDANG MUNAS III ASOSIASI MUSEUM INDONESIA(AMI) & ANJANGSANA MUSEUM KETUA UMUM TERPILIH

INDEKS BERITA

SUARA AMIDA

  • Slide1
  • Slide2
  • Slide3
  • Slide4
  • Slide5
  • Slide6
  • Slide7
  • Slide8
  • Slide9
  • Slide10

Dari Kita (PIN BBM AMI PUSAT 2B95FB6A)

Profil Museum Indonesia

Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Provinsi Sumatera Utara

Provinsi Sumatera Barat

Provinsi Riau

Provinsi Bangka Belitung

Provinsi Jambi

Provinsi Sumatera Selatan

Provinsi Bengkulu

Provinsi Lampung

Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Provinsi Jawa Barat

Provinsi Jawa Tengah

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Provinsi Jawa Timur

Provinsi Bali

Provinsi Nusa Tenggara Barat

Provinsi Nusa Tenggara Timur

Provinsi Kalimantan Barat

Provinsi Kalimantan Selatan

Provinsi Kalimantan Tengah

Provinsi Kalimantan Timur

Provinsi Sulawesi Utara

Provinsi Sulawesi Tenggara

Provinsi Sulawesi Tengah

Provinsi Sulawesi Selatan

Provinsi Maluku

Provinsi Maluku Utara

Provinsi Irian Jaya

KLIK

  • Suasana Pertemuan Nasional Museum se-Indonesia di Bandar Lampung 25-27 Juni 2012
  • IMG 0633
  • IMG 0590
  • a
  • Suasana audiensi dari Pengurus Asosiasi Museum Indonesia AMI Pusat dengan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Prof. Wiendhu Nuryanti M.Arch. Ph.D
  • Penyerahan cinderamata dari Pengurus Asosiasi Museum Indonesia AMI Pusat kepada Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Prof. Wiendu Nuryanti M.Arch. Ph.D
  • Wakil Mendikbud bidang Kebudayaan Ibu Wiendu Nuryanti dan Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Bapak Surya Helmi bersama pengurus Pusat AMI
  • 1 Kunjungan silahturahmi ke kediaman pinisepuh  AMI  Bapak Drs. Sutrisno MM  di Bogor
  • 2 Ketua AMI periode 2004-2009 Bapak Drs. Sutrisno MM menyerahterimakan dokumen-dokumen resmi AMI kepada Ketua Umum AMI periode 2012-2014
  • Ketua AMI menyerahkan cideramata berupa buku Bali Inspires kepada Bapak Sutrisno
  • Kunjungan Kebudayaan Museum Association of Thailand MAT di Museum Negeri Provinsi Bali diterima oleh Ketua Umum AMI Bapak Putu Supadma Rudana didampingi Kepala Museum Provinsi Bali Bapak Drs. Ida Bagus Nyoman Bawa
  • Sekilas sambutan dari Kepala Museum Provinsi Bali Bapak Drs. Ida Bagus Nyoman Bawa
  • Ketua Umum AMI menyampaikan ucapan selamat datang serta sambutan sekaligus menyatakan kegiatan ini merupakan momentum strategis guna mempererat jalinan kultural antara Indonesia dan Thailand
  • Penandatanganan Statement of Commitment serta Nota Kesepahaman dalam bidang Edukasi Apresiasi dan Komunikasi Kebudayaan sebagai cerminan jalinan sinergitas kultural antara AMI dan MAT
  • Penyerahan Nota Kesepahaman mengenai Kerjasama Kebudayaan di bidang hubungan apresiasi komunikasi dan edukasi antara Ketua Umum AMI serta Ketua MAT disaksikan oleh Kepala Museum Negeri Provinsi Bali Drs. Ida Bagus Nyoman Bawa dan Pe
  • Ketua Umum AMI Bapak Putu Supadma Rudana bersama Presiden Museum Association of Thailand MAT  Mr. Somchai Na Nakhonphanom Penasehat MAT Mrs. Somlak Charoenpot dan Sekretaris MAT Ms. Suchit Suvaphab dari kiri ke kanan
  • Apresiasi mendalam dari Penasehat MAT Mrs. Somlak Charoenpot dan Presiden MAT Mr. Somchai Na Nakhonphanom
  • Budayawan dan Kritikus Seni Dr. Jean Couteau menyampaikan paparan perihal permuseuman serta kekayaan kultural Bali dan Indonesia serangkaian Kunjungan Kebudayaan MAT
  • Ketua Umum AMI bersama Penasihat serta Ketua MAT berikut segenap peserta Kunjungan Kebudayaan dari berbagai museum serta lembaga kultural di Thailand
  • Rapat AMI 01
  • Rapat AMI 03
  • Rapat AMI 08
  • Rapat AMI 05
  • Diskusi di Museum Basoeki Abdullah
  • IMG 7988
  • IMG 7993
  • IMG 8055
  • IMG 8082
  • IMG 8085
  • pameran museum wayang 1
  • pameran museum wayang 2
  • wcf 01
  • wcf 2
  • wcf 4
  • compress IMG 2656
  • 07.Museum Rudana Miss Coffee 115
  • 10.Museum Rudana Miss Coffee 122
  • 08.Museum Rudana Miss Coffee 116
  • Putu Rudana dalam dialog bertema Rencana Aksi Pembangunan Karakter dalam KKPI 2012
  • Putu Rudana menyampaikan paparan dalam KKPI 2012 di hadapan Pemuda-Pemuda Indonesia
  • Putu Rudana menjelaskan pentingnya pendidikan karakter guna mencapai manusia Indonesia yang sukses dan ber-Nilai
  • Supadma Rudana menjelaskan proses melukis kepada YDPA Tuanku Al Haj Abdul Halim bersama Ibu Olastini Rudana
  • Penandatangan Prasasti Tri Aksara oleh YDPA Tuanku Al Haj Abdul Halim
  • Suasana Seminar Nasional Museum dan Generasi Muda
  • 12
  • 13
  • 11
  • AMI Pusat Putu Rudana dan AMIDA Jabar Thomas A. Siregar memaparkan peran strategis museum dlm kebudayaan Indonesia
  • Keluarga besar AMI Pusat dalam acara Seminar Nasional dan Raker AMI 23 Mei 2013 di Jkt
  • Sesi sidang komisi dalam Raker AMI 2013
  • Dialog Budaya Presiden Liberia Johnson Sirleaf dengan Pimpinan The Rudana Supadma Rudana
  • Dwi Cahyono dari Museum Malang Tempo Doeloe menjelaskan perihal Kiat dan Strategi Mengelola Museum
  • Para Peserta Pertemuan Nasional Museum se-Indonesia di Tanjung Pinang 21-23 Mei 2014
  • Rina dari Museum Satwa Batu Jawa Timur menyampaikan paparannya mengenai Manajemen Museum Modern
  • Ketua Umum AMI
  • Udaya Halim
  • vnn
  • bhgj
  • 2.1
  • 2.3
  • 2.4
  • Suasana Pertemuan Nasional Museum se-Indonesia di Bandar Lampung pada 25-28 Juni 2012
  • Pertemuan Nasional Museum se-Indonesia di Bandar Lampung pada 25-28 Juni 2012
  • Serah terima jabatan dari Ibu Dra. Retno Sulistianingsih S., MM kepada Ketua Umum AMI terpilih masa bakti 2012-2014
  • Ketua Umum AMI bersama pinisepuh Asosiasi Museum Indonesia, Bapak Luthfi Asiarto dan Bapak Nunus Supardi, pada Munaslub AMI tanggal 27 Juni 2012 di Bandar Lampung.
  • Audiensi AMI dengan Wamenbud Bidang Kebudayaan, Prof. Wiendu Nuryanti, M.Arch.,Ph.D dan Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Surya Helmi
  • Penyerahan cinderamata (AMI) kepada Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan, Prof. Wiendu Nuryanti, M.Arch., Ph.D oleh Ketua Umum AMI
  • Wakil Mendikbud bidang Kebudayaan, Ibu Wiendu Nuryanti, dan Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Bapak Surya Helmi, bersama pengurus Pusat AMI
  • Kunjungan silahturahmi ke kediaman pinisepuh AMI, Bapak Drs. Sutrisno, MM di Bogor
  • Ketua Umum AMI periode 2004-2009, Bapak Drs. Sutrisno, MM menyerahterimakan dokumen-dokumen resmi AMI kepada Ketua Umum AMI periode 2012-2014
  • Ketua Umum AMI menyerahkan cinderamata berupa buku Bali Inspires kepada Bapak Sutrisno
  • Kunjungan Kebudayaan Museum Association of Thailand (MAT) di Museum Negeri Provinsi Bali, diterima Ketua Umum AMI, Putu Supadma Rudana
  • Sekilas sambutan dari Kepala Museum Provinsi Bali, Bapak Drs. Ida Bagus Nyoman Bawa
  • Ketua Umum AMI menyampaikan sambutan tentang pentingnya mempererat jalinan kerjasama kultural antara Indonesia dan Thailand
  • Penandatanganan Statement of Commitment serta Nota Kesepahaman dalam bidang Edukasi, Apresiasi dan Komunikasi Kebudayaan antara AMI dan MAT
  • Nota Kesepahaman Kebudayaan antara Ketua Umum AMI serta Ketua MAT, disaksikan Kepala Museum Negeri Provinsi Bali dan Penasihat MAT
  • Ketua Umum AMI bersama Presiden MAT, Penasihat MAT, dan Sekretaris MAT Ms. Suchit Suvaphab
  • Apresiasi mendalam dari Penasehat MAT, Mrs. Somlak Charoenpot, dan Presiden MAT, Mr. Somchai Na Nakhonphanom
  • Budayawan dan Kritikus Seni, Dr. Jean Couteau, memaparkan permuseuman, kekayaan kultural Bali dan Indonesia
  • Ketua Umum AMI bersama Penasihat serta Ketua MAT, berikut segenap peserta Kunjungan Kebudayaan dari berbagai museum serta lembaga kultural di Thailand
  • Ketum dan Sekjen AMI menyimak pandangan dari Dewan Pakar Drs. Nunus Supardi serta Majelis Kehormatan Drs. Lutfi Asiarto
  • Sekilas suasana Rapat Koordinasi Pengurus Pusat AMI di Museum Olahraga (27/09/2013)
  • Sekilas suasana Rapat Koordinasi Pengurus Pusat AMI di Museum Olahraga (27/09/2013)
  • Sebagian Pengurus AMI Pusat seusai Rapat Koordinasi di Museum Olahraga (27/09/2013)
  • Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Bapak Surya Helmi, membuka acara diskusi di Museum Basoeki Abdullah (25/9/2012)
  • Ketum AMI, Putu Rudana didampingi Sekjen AMI, Agus Nugroho dan Kepala Museum Basoeki Abdullah, Joko Madsono
  • Ketua Umum AMI bersama Sekjen AMI di sela acara dialog
  • Wamendikbud Bidang Kebudayaan, Ibu Wiendu Nuryanti, dalam acara pembukaan Pameran 'Wayang Merentang Jaman' di Museum Nasional (25/9/2012)
  • Suasana pembukaan Pameran 'Wayang Merentang Jaman' di Museum Nasional (25/9/2012)
  • Suasana pembukaan Pameran 'Wayang Merentang Jaman' di Museum Nasional (25/9/2012)
  • Sambutan Wamendikbud Bidang Kebudayaan, Ibu Wiendu Nuryanti dalam Pameran 'Wayang Merentang Jaman' di Museum Nasional
  • Wamendikbud Kebudayaan, Ibu Wiendu Nuryanti, membuka pameran dengan menarikan secara simbolis gunungan disaksikan para hadirin dan Ketum AMI
  • Wamendikbud Ibu Wiendu Nuryanti bersama Ketua Umum AMI dalam Dialog Pesamuan Budaya dan pakar kultural lainnya di Museum Rudana
  • Suasana Dialog Pesamuan Budaya di Museum Rudana
  • Wamendikbud Ibu Wiendu Nuryanti memaparkan perihal WCF didampingi Prof. Amman Wiranatakusumah, Putu Rudana dan Prof. Heddy Shri Ahimsa Putra
  • Ketua Umum AMI,Putu Rudana menyampaikan sambutan dan apresiasi dalam acara Culture Dinner Miss Coffee International di Museum Rudana (21/10/2012)
  • Ketua Umum AMI,Putu Rudana menyerahkan Selendang Tulus Hati sebagai tanda Kebersamaan kepada Miss Coffee International
  • Apresiasi mendalam dari perwakilan Miss Coffee International asal Myanmar, Noe Noe
  • Ketua Umum AMI bersama seluruh peserta Miss Coffee International, beserta founder Museum Rudana, Bapak Nyoman Rudana dan Ibu Olasthini Rudana
  • Putu Rudana dalam dialog bertema Rencana Aksi Pembangunan Karakter dalam KKPI 2012
  • Putu Rudana menyampaikan paparan dalam KKPI 2012 di hadapan Pemuda-Pemuda Indonesia
  • Putu Rudana menjelaskan pentingnya pendidikan karakter guna mencapai manusia Indonesia yang sukses dan ber-Nilai
  • Ketua Umum AMI, Supadma Rudana menjelaskan proses melukis kepada Raja Malaysia YDPA Tuanku Al Haj Abdul Halim bersama Ibu Olastini Rudana
  • Penandatanganan prasasti Tri Aksara oleh Raja Malaysia YDPA Tuanku Al Haj Abdul Halim di Museum Rudana (6/12)
  • Suasana Seminar Nasional Museum dan Generasi Muda
  • Sesditjen Kemdikbud, Gatot Gautama, menyampaikan sambutan mewakili Dirjen Kebudayaan Kemdikbud
  • Dua Duta Museum, Olivia Sandra dan Maulana, menyampaikan paparan perihal peran generasi muda dalam permuseuman Indonesia
  • Ketua Umum AMI menyampaikan sambutan dalam Seminar Nasional Museum dan Generasi Muda di Museum Nasional, 28 Mei 2013
  • AMI Pusat (Putu Rudana) dan AMIDA Jabar (Thomas A. Siregar) memaparkan peran strategis museum dalam kebudayaan Indonesia
  • Keluarga besar AMI Pusat dalam acara Seminar Nasional dan Raker AMI, 28 Mei 2013 di Jakarta
  • Sesi sidang komisi dalam Raker AMI 2013
  • Dialog Budaya Presiden Liberia Johnson Sirleaf dengan Ketua AMI Pusat, Putu Supadma Rudana
  • Dwi Cahyono dari Museum Malang Tempo Doeloe menjelaskan perihal Kiat dan Strategi Mengelola Museum
  • Para Peserta Pertemuan Nasional Museum se-Indonesia di Tanjung Pinang 21-23 Mei 2014
  • Rina dari Museum Satwa Batu Jawa Timur menyampaikan paparannya mengenai Manajemen Museum Modern
  • Ketua Umum AMI, Putu Rudana, bersama Pimpinan Rahmat International Wildlife Museum & Gallery, Rahmat Shah
  • Udaya Halim, Pendiri Benteng Heritage (Museum Kebudayaan Indonesia-Tionghoa) di sela sesi paparannya
  • Ketua Umum beserta jajaran pengurus AMI Pusat seusai rapat di Museum Sumpah Pemuda (14 Mei 2014) membahas Munas III AMI
  • Suasana Rapat Pengurus AMI Pusat sehubungan Munas III AMI
  • Silaturahmi Pengurus Pusat AMI bersama AMIDA Jateng dan pimpinan-pimpinan museum di Jawa Tengah di Museum Ronggowarsito Semarang. Salam Museum di Hatiku
  • Silahturahmi pimpinan AMI dengan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengan di Kota Semarang. Maju bersama bersinergi dengan semua pihak memajukan museum dan permuseuman Indonesia.
  • Silaturahmi Ketum AMI bersama Jajaran Pengurus BARAHMUS (AMIDA DIY)di Museum Benteng Vredeburg. Semangat kebersamaan penuh pengabdian demi Permuseuman Indonesia.

Media AMI Online

Buletin AMI Depan

Maestro

  • Obituari Taufiq Kiemas 
    (31 Desember 1942 - 8 Juni  2013)

    Obituari Taufiq kiemas
    Berpulang ke haribaan Tuhan, Bapak Taufik Kiemas, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Indonesia. Kita kehilangan suri tauladan yang memuliakan bangsa.
  • OBITUARI MOH. AMIR SUTAARGA 
    (5 Maret 1928—1 Juni 2013)

    amir sutaargaKalangan permuseuman dan juga kebudayaan Indonesia kehilangan salah satu tokoh mumpuni, Moh Amir Sutaarga. Beliau berpulang kehadapan Tuhan Yang Maha Kuasa pada 1 Juni 2013 pukul 08.05 WIB di Jakarta. 

JELAJAH

Museum Nasional Tetap Menarik bagi Wisatawan

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Museum Nasional tetap menarik bagi wisatawan domestik dan mancanegera untuk mencari pengetahuan tentang sejarah zaman dahulu dan sekaligus berlibur. Lantai 4 yang merupakan ruang khasanah emas dan keramik adalah ruang yang paling ramai dikunjungi oleh wisatawan. Selengkapnya ... 


Museum Affandi, Wisata Seni dan Kilas Balik Sejarah

 

Liputan6.com, Yogyakarta Empat galeri seni, satu bangunan rumah dengan atap berbentuk daun pisang, serta bangunan pelengkap lain seperti dua studio dan loket tiket, itulah bangunan-bangunan yang membentuk kompleks Museum Affandi di Jalan Solo, Kota Yogyakarta. Selengkapnya ...

Prasasti

PRASASTI ULUBELU

 

Prasasti Ulubelu adalah salah satu dari prasasti yang diperkirakan merupakan peninggalan Kerajaan Sunda dari abad ke-15 M, yang ditemukan di Ulubelu, Desa Rebangpunggung, Kotaagung, Lampung pada tahun 1936. Prasasti Ulubelu saat ini disimpan di Museum Nasional, dengan nomor inventaris D.154.Read more ....

 

Tutur Luhur

  • Ir. Soekarno

     Ir SoekarnoAlangkah terharunja hati saja tatkala saja mengundjungi suatu museum di Mexico-city. Museum itu ialah museum Sedjarah Perdjoangan Nasional Mexico. Saja terharu Read more......
  • Susilo Bambang Yudhoyono

    sby pidato Kita juga bersyukur ke hadirat Allah SWT karena pada sore hari ini kita dapat menyaksikan Peresmian Museum Jenderal Besar Doktor Abdul Haris Nasution sebagai Read more .....
  • Sir Rudolf Bing

    Pada galibnya, kita serupa dengan museum. Aku juga terpanggil mempersembahkan karya masterpiece dalam sentuhan modern.
  • Pablo Picasso 


    Berilah aku sebuah museum dan aku akan mengisinya dengan karya adiluhung

Kabar Museum

Mengunjungi Museum Minyak dan Gas Bumi di TMII, Jakarta Timur

 

Mengunjungi Museum Minyak dan Gas Bumi di TMII, Jakarta Timur

 

Museum layaknya menyimpan berbagai sejarah. Begitu pula dengan Museum Minyak dan Gas Bumi Graha Widya Patra, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Sayangnya, museum tersebut kini tampaknya kurang mendapatkan perhatian.

 

Kondisi gedung yang sempat menjadi idola beberapa tahun lalu, saat ini sangat mengkhawatirkan. Bagaimana tidak, jangankan dikunjungi tamu negara yang berlibur ke TMII, bahkan masyarakat biasa pun tidak lagi menoleh tempat tersebut.


Padahal, museum yang berdiri sejak 1989 silam, merupakan potret dan sejarah bagi bangsa Indonesia dalam menemukan sumber minyak. Tidak hanya itu, di museum itu tergambar bagaimana sulitnya mengeluarkan minyak dari dalam perut bumi dengan hanya bermodal peralatan tradisional yang tentunya jauh berbeda dari saat ini.

 

Kamis (5/2) pagi lalu, Jambi Ekspres sempat mengunjungi museum itu dalam rangka memenuhi undangan mengikuti acara Workshop Media Pertamina Se Sumbagsel 2015. Tiba di Jakarta, sejumlah awak media yang diundang diajak untuk makan siang. Usai itu, perjalanan dilanjutkan menuju Museum Minyak dan Gas Bumi yang

berlokasi di TMII.

 

Sejumlah awak media diberi kesempatan menyaksikan Theater Migas. Usai menyaksikan theater itu, dipandu oleh Kabag Peragaan Museum, Budi Setiawan, awak media melihat alat peragaan. Dalam kesempatan itu pria paruh baya yang mengenakan kemeja putih dengan celana hitam menceritakan kondisi museum.

 

Dia menerangkan fungsi dari beberapa alat peraga. Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan, sejak 2003, Museum itu tak mendapatkan perhatian lagi. "Sekarang sudah tidak ditoleh lagi, saya menceritakan ini kepada teman-teman media supaya pemerintah terkait melihat kondisi ini," ujarnya.

 

Dengan menggunakan pengeras suara kecil warna hitam yang ditempelkan di pipi sebelah kanannya, Dia menceritakan sejak 2015 karyawan yang berjumlah 40 orang belum menerima gaji. Padahal gaji yang seharusnya mereka terima tersebut juga jauh dari Upah Minimum Regional (UMR) DKI Jakarta yakni Rp2,7 juta per bulan.

 

"Kami sampai sekarang belum dibayar. Gaji kami jauh dibawah UMR, jumlahnya tidak bisa Saya sebutkan. Tapi kami selalu bersemangat untuk mengurus gedung ini karena sejarah dan pentingnya bagi generasi anak muda," katanya.

 

Disebutkannya, gedung itu sangat penting bagi sejarah Indonesia. Dimana di dalam museum itu menceritakan semua proses dalam penemuan minyak mentah serta pengambilannya dari perut bumi dengan menggunakan alat tradisional hingga modern.

 

Bahkan awak media bisa ‎melihat kondisi alat peraga dan proses pengambilan serta penemuan minyak bumi dalam gedung itu. Miris, hampir dari separuh alat peraga terlihat sudah mendekati kata-kata "usang". Tentu hal itu tidak sebanding dengan nama besar perusahaan minyak dan gas bumi di Indonesia.

 

Bahkan, tempat diletakkannya alat peraga itu juga sudah rapuh dimakan rayap dan ada juga yang jebol karena dimakan usia, serta kurangnya perawatan. "Kami tidak memiliki dana untuk merawatnya. Jangankan itu, gaji kami yang kecil juga belum dibayar," ucap Budi.

 

Satu demi satu ruangan di museum itu didatangi. Di dinding ruangan, digambarkan proses penemuan minyak pertama di Indonesia yakni di Cibodas pada Desember 1871 oleh pengusaha di Cirebon yakni Jan Reerink. Kemudian, berlanjut kepada penggunaan minyak yang saat itu dimanfaatkan sebagai obat tradisional dan alat barter bahan pakaian dengan pedagang China.

 

Tidak hanya tu, di dinding yang sudah digambar juga menceritakan pada abad ke 16 para pelaut Aceh memanfaatkan minyak mintah untuk membakar kapal Portugis. Kemudian pada ababd ke 13 masyarakat daerah Cepu menggunakan cairan kental kekuningan itu sebagai penerang ruangan dengan menggunakan wadah.

 

Seiring dengan perkembangan zaman, minyak bumi digunakan sebagai alat penggerak transportasi. Namun, saat itu pengambilannya menggunakan alat tradisional. Mulai dari jumlah yang sedikit hingga secara besar-besaran atau komersil pada 1885 di Telaga Said, Sumatera Utara. Selanjutnya 1939 pekerja menggali tanah sedalam ratusan meter dengan alat sederhana, bahkan masuk ke dalam lobang tersebut tidak dilengkapi oksigen seperti saat ini.

 

Museum itu juga menggambarkan betapa kayanya alam Indonesia akan minyak bumi. Namun, kami tidak bisa bercerita banyak karena waktu yang dibatasi hingga pukul 15.00 WIB. Jelang akhir pertemuan itu, Budi juga menjelaskan kondisi itu berlangsung sejak adanya peralihan pengendali museum.

 

Dimana sejak berdiri pada gedung itu dibawah kendali PT Pertamina (Persero). Namun, akhir 2013 pemerintah menyatakan bahwa Pertamina harus fokus ke bisnis perminyakan dan harus meninggalkan pengelolaan gedung itu. Oleh karenanya, museum diserahkan ke Kementerian ESDM RI dan pengelolaannya oleh Dirjen Migas pada 2004.

 

Sejak itu, museum kurang mendapat perhatian, sehingga membuat para pengunjung tidak lagi berminat untuk mengunjungi bagian dari sejarah penting Bangsa Indonesia itu. "Dulu sebelum 2013 akhir kami sangat jaya disini. Museum dikunjungi oleh setiap tamu Negara. Sekarang ini kondisinya hidup segan mati tak mau," tukasnya.

 

Menurutnya, untuk pengelolaan gedung itu hanya membutuhkan dana Rp100 juta per bulan yang sudah termasuk gaji serta perawatan alat peraga. Tentu hal itu baginya tidak sulit jika Pemerintah mau memperhatikan. "Perusahaan minyak di Indonesia ada berapa, minta sumbangan setiap perusahaan 10 juta saja per bulan sudah mencukupi. Saya rasa itu tidak berat bagi perusahaan," paparnya.

 

Uang yang dikeluarkan itu juga sebanding dengan penggunaannya. Sebab, sejarah harus selalu dikenang dan perlu diketahui generasi penerus agar menjadi bahan pembelajaran dimasa akan datang. Kondisi gedung yang penuh dengan sejarah ini sangat perlu diperhatikan dan dijaga.


"Ini sangat penting untuk bangsa kita," pungkasnya. (*)

 

Sumber : jambiekspres.co.id

 

ARTIKEL TERKAIT : 

 

Museum Tubuh di Batu, Wisata Sarat Edukatif

Museum Tubuh di Batu, Wisata Sarat Edukatif

 

Malang (beritajatim.com) - Museum tubuh pertama, terlengkap di Indonesia dan terbesar di Asia Tenggara, The Bagong Adventure, bakal melengkapi sektor wisata di Kota Batu.

Read more...

Museum Dayu, Museum Manusia Purba Bernuansa Modern

Museum Dayu, Museum Manusia Purba Bernuansa Modern

 

Karanganyar — Satu lagi obyek wisata dengan konsep edukasi dimiliki Kabupaten Karanganyar. Museum Manusia Purba Kalster Dayu yang berada di Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo. Di dalam area museum terdiri dari beberapa bangunan mulai dari ruang diaroma, museum dan ruang audio visual.

Read more...

Boyolali Buat Museum Mirip di Paris

Boyolali Buat Museum Mirip di Paris

 

Boyolali - Pemkab Boyolali tahun ini berencana memulai pembangunan museum di bekas kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Jl Boyolali-Solo Km 2 di Tegalwire, Mojosongo. Pembangunan museum nantinya akan mengadopsi mirip Museum Louvre di Paris, Perancis.

Read more...

Museum Wayang yang Eksotis

Museum Wayang yang Eksotis

 

Museum wayang "Sasana Guna Rasa" yang terletak di Kompleks Pondok Tingal Hotel, Borobudur, Kabupaten Magelang, Jateng, dirintis oleh R Boediardjo (almarhum), mantan Menteri Penerangan era Presiden Soeharto (1968–1973). Nuansa di Pondok Tingal sangat kental dengan suasana desa Jawa.

Read more...

Kira-kira Begini Konsep Museum Bawah Laut yang Akan Dibangun di Bangka Belitung

Kira-kira Begini Konsep Museum Bawah Laut yang Akan Dibangun di Bangka Belitung

 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) akan membangun museum bawah laut untuk meningkatkan kunjungan wisatawan domestik dan asing ke daerah itu. 

Read more...

Museum Batu Alam Berdiri di Aceh

Museum Batu Alam Berdiri di Aceh

 

BANDA ACEH, KOMPAS — Merespons fenomena batu alam di Aceh, sejumlah pengusaha batu alam mendirikan Museum Giok Aceh di Banda Aceh. Museum itu bertujuan memberikan informasi dan promosi tentang batu alam asal Aceh, baik kepada masyarakat lokal maupun wisatawan.

Read more...

Mengintip Koleksi Topeng Unik di Galeri Narada

Mengintip Koleksi Topeng Unik di Galeri Narada

 

TEMPO.CO, Bandung -Puluhan topeng seukuran wajah dan miniaturnya, berjajar bersebelahan di panel panjang berlapis kain merah. Dibanding topeng-topeng dari sebagian daerah di Indonesia, kedok yang biasa terlihat pada festival topeng atau teater di luar negeri itu mendapat perlakuan istimewa. "Itu semua bahan topengnya dari kertas daur ulang," kata Ahmad Tantowi, staf pengelola Galeri Narada, Ahad, 1 Februari 2015.

Read more...

Ulas Gagasan

KEMENTERIAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA
(Impian Lama yang Belum Terwujud)

Oleh : Nunus Supardi (Pemerhati Kebudayaan)

 

 

 

I. PENDAHULUAN

 

 

Salah satu bidang yang setiap musim kampanye, baik calon legislatif (DPR dan DPRD) maupun calon pejabat eksekutif mulai dari calon bupati dan wakil bupati, calon walikota dan wakil walikota sampai pada calon presiden dan wakil presiden, yang jarang disentuh sebagai materi kampanye adalah masalah kebudayaan. Kalau toh muncul, hanya sebatas kulitnya. Belum terungkap secara menyeluruh tentang arti dan peran kebudayaan, melainkan hanya sebatas kesenian saja. Tidak sampai pada perbincangan mengenai seluruh aspek dan unsur yang terkandung dalam kebudayaan. Read More....

 

MENGUBAH PARADIGMA ENTREPRENEURSHIP

MEWUJUDKAN PRIBADI LUHUR BERKARAKTER

 

Oleh : Supadma Rudana*

 

Sebuah bangsa yang besar, demikian pula pribadi seseorang yang terpujikan dan berintegritas (terpercaya serta bermartabat), selalu dinyatakan karena memiliki karakter. Dalam pengertian paling dasar, karakter adalah segugusan nilai-nilai hakiki yang unggul, dan dalam prosesnya kemudian membentuk jati diri; merefleksikan keluhuran sikap dan perilaku  Read more ....

Ikuti Kami di :

facebook icon Ami Pusat atau 

 Twitter-Vector-Icon@asosiasimuseum