• screen 1 2
  • prambanan dan jam gadang
  • pura-wayang
  • Sawah dan danau 2
  • pelebon ami 1
  • photo ami 2 fl
  • photo ami 4 klentheng
  • photo ami 5 fl
  • photo ami 6
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi

SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI ASOSIASI MUSEUM INDONESIA (AMI) PUSAT

MUSEUM PUSAT TNI ANGKATAN UDARA DIRGANTARA MANDALA

 

1. Sejarah Perkembangan

 

Gagasan awal mendirikan museum di TNI Angkatan Udara (TNI AU) dilandasi oleh adanya upaya untuk pewarisan, pelestarian serta untuk mengabadikan dan mendokumentasikan kegiatan-kegiatan maupun peristiwa-peristiwa bersejarah di lingkungan TNI AU. Museum merupakan sarana atau media untuk melaksanakan hal tersebut. Sebagai langkah awal adalah terbitnya Surat Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Udara Nomor : 491 Tanggal 6 Agustus 1960 tentang Dokumentasi, Sejarah dan Museum Angkatan Udara Republik Indonesia. Perkembangan selanjutnya adalah ketika pada tanggal 21 April 1967, muncul embrio museum yang secara organisasi berada di bawah pembinaan Asisten Direktorat Hubungan Masyarakat Angkatan Udara Republik Indonesia. Pada saat itu, organisasi museum hanya terdiri dari bagian pembinaan benda-benda, bagian administrasi dan deskripsi serta bagian dokumentasi dan pameran.

 

Melalui Instruksi Menteri/Panglima Angkatan Udara No.2 Tahun 1967 tanggal 30 Juli 1967 tentang Peningkatan Kegiatan Bidang Sejarah, Budaya dan Museum Angkatan Udara, maka titik terang dalam meletakkan rencana kerja pembangunan sebuah museum telah dimulai. Pada tanggal 4 April 1969, Menteri Panglima Angkatan Udara Laksamana Udara Roesmin Nurjadin meresmikan berdirinya Museum Pusat Angkatan Udara Republik Indonesia. Museum ini berlokasi di kawasan Markas Komando Wilayah Udara V (Makowilu), Jalan Tanah Abang Bukit Jakarta Pusat. Pada lembaga yang lain, yaitu di Lembaga Pendidikan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) Bagian Udara Yogyakarta, sudah berdiri Museum Karbol. Pemikiran mulai diarahkan untuk mengintegrasikan kedua museum tersebut. Lokasi yang direncanakan adalah Yogyakarta, dengan dasar pertimbangan bahwa pada tahun 1945-1949 Yogyakarta memegang peranan penting sebagai tempat lahir dan pusat perjuangan TNI Angkatan Udara dan menjadi tempat penggodokan para taruna TNI AU sebagai calon perwira serta adanya semangat maguwo yang perlu dilestarikan.

 

Kepala Staf TNI Angkatan Udara mengeluarkan keputusan No. Kep/11/IV/1978, tanggal 17 April 1978 menetapkan bahwa Museum Pusat AURI yang semula berkedudukan di Jakarta dipindahkan ke Yogyakarta, diintegrasikan dengan Museum Karbol dengan memanfaatkan bekas gedung Link Trainer yang berada di kawasan kesatrian AKABRI Bagian Udara dan berdasarkan Keputusan Kasau Nomor : Skep/04/IV/1978 tanggal 17 April 1978, nama museum menjadi Museum Pusat TNI AU "Dirgantara Mandala". Koleksi terus bertambah terutama pesawat terbang, sehingga gedung tersebut tidak dapat menampung serta lokasinya yang sukar dijangkau oleh pengunjung maka museum dipindahkan menempati gedung bekas pabrik gula Wonocatur di area Lanud Adistujipto. Rehabilitasi gedung tersebut didasarkan kepada Surat Perintah Kepala Staf TNI AU No. Sprin/05/IV/1984 tanggal 11 April 1984 tentang rehabilitasi gedung bekas pabrik gula untuk digunakan sebagai gedung permanen Muspusdirla.Pada tanggal 29 Juli 1984 Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Sukardi meresmikan penggunaan gedung yang sudah direhab tersebut sebagai gedung museum. Luas seluruhnya lebih kurang 8,2 Ha. Luas bangunan seluruhnya yang digunakan 8.765 M2. Tempat ini yang hingga sekarang dipergunakan sebagai museum dan telah dilakukan beberapa kali renovasi dalam rangka penyempurnaan sehingga menjadi tempat yang layak sebagai sebuah museum.

 

2. Organisasi

 

a. Kedudukan dan Fungsi

Pada saat ini, organisasi Muspusdirla mengacu kepada Peraturan Panglima TNI Nomor : 38 Tahun 2013 Tentang Validasi Organisasi dan Tugas Dispenau dan Keputusan Kasau Nomor : Kep/19-PKS/VIII/2014 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dalam Jabatan dilingkungan TNI Angkatan Udara, Tanggal 29 Agustus 2014. Berdasarkan kedua peraturan tersebut, Struktur Organisasi Muspusdirla bertanggung jawab langsung kepada Kadispenau sebagai staf pelaksana dalam penyelenggaraan pembinaan koleksi, konservasi, preparasi, dan bimbingan penyuluhan TNI Angkatan Udara. Dalam penyelenggaraan pembinaan koleksi, konservasi, preparasi, dan bimbingan penyuluhan TNI AU, Muspusdirla mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut :

1) Menyusun Rencana Program Kerja Museum Pusat TNI AU dan Monumen PerjuanganTNI AU.

2) Melaksanakan koordinasi dengan badan, instansi terkait di dalam maupun di luar TNI AU dalam rangka pengembangan dan pemeliharaan koleksi benda-benda museum.

3) Melaksanakan pengendalian dan pembinaan bidang Penelitian, Pemeliharaan dan Penyajian Museum Pusat TNI AU dan Monumen Perjuangan TNI AU.

4) Melaksanakan pengelolaan dan pelayanan Museum Pusat TNI AU dan Monumen Perjuangan TNI AU.

5) Melaksanakan bimbingan, dan penyuluhan kepada masyarakat tentang keberadaan Museum Pusat TNI AU dan Monumen Perjuangan TNI AU.

6) Memberikan saran dan pertimbangan kepada Kadispen sesuai bidang tugasnya.

 

b. Susunan Organisasi dan Jabatan

1) Unsur Pembantu Pimpinan. Muspusdirla dijabat oleh Pamen TNI AU berpangkat Kolonel.

2) Unsur Pembantu Pimpinan.

a) Kasi Koleksi dijabat oleh Pamen TNI AU berpangkat Letkol.

b) Kasi Konservasi dijabat oleh Pamen TNI AU berpangkat Letkol.

c) Kasi Konservasi dijabat oleh Pamen TNI AU berpangkat Letkol.

3) Unsur Pelayanan. Kataud dijabat oleh Pama TNI AU berpangkat Kapten.

 

c. Struktur Organisasi

image002

3. Koleksi dan Tata Pameran

 

Koleksi Muspusdirla meliputi benda-benda yang terkait dengan sejarah perjuangan dan perkembangan TNI AU. Koleksi-koleksi yang dipamerkan terdiri atas benda-benda alutsista TNI AU, seperti pesawat terbang, radar, Senjata, seragam, replika, foto, lukisan, dan diorama. Pembagian ruang pameran adalah sebagai berikut :

a. Ruang Utama. Memamerkan koleksi berupa replika pataka jajaran Kotama TNI AU, patung empat Pahlawan Nasional TNI AU, lambang Swa Bhuwana Paksa, foto Kepala Staf TNI AU, lukisan, foto tokoh penerima Bintang Swa Bhuwana Paksa, tanda-tanda kehormatan militer serta koleksi tanda pangkat yang pernah digunakan prajurit TNI AU dari awal berdiri sampai dengan sekarang.

b. Ruang Kronologi. Memamerkan koleksi dokumentasi yang menggambarkan sejarah perjuangan dan perkembangan TNI AU mulai dari Proklamasi Kemerdekaan RI tahun 1945, koleksi replika pesawat RI-X, dokumentasi sejarah Industri kedirgantaraan, koleksi benda-benda peninggalan peristiwa 29 Juli 1947, koleksi benda-benda peninggalan Pasukan Garuda Mulya, foto dokumentasi operasi militer dan operasi non militer, koleksi foto dan benda sejarah Garuda Indonesia Airways serta koleksi foto dan benda sejarah Dinas Kesehatan TNI AU.

c Ruang Seragam TNI AU. Memamerkan berbagai koleksi seragam yang pernah digunakan TNI AU sejak tahun 1945 hingga saat ini.

d. Ruang Kotama dan Ruang Kasau. Memamerkan koleksi foto dan benda yang berkaitan denagan Kotama di jajaran TNI AU, koleksi foto dan benda yang pernah gunakan oleh Para Mantan Kasau yang disertai dengan patung serta koleksi daftar nama lulusan Sekolah Penerbang TNI AU.

e. Ruang Alutsista. Memamerkan koleksi pesawat tempur pernah digunakan oleh TNI AU dari tahun 1945 hingga tahun 1970-an, koleksi rudal, radar, senjata, mesin pesawat serta koleksi caisson (ruang hampa udara).

f. Ruang Diorama. Memamerkan berbagai koleksi diorama yang menggambarkan berbagai persitiwa bersejarah dalam pembentukkan TNI AU serta dilengkapi dengan dua buah simulator pesawat P-51 Mustang.

g. Ruang Minat Dirgantara. Memamerkan koleksi foto dan lambang skadron, koleksi pesawat Starlite dan pesawat Fisher, koleksi senjata, miniatur pesawat , koleksi buku-buku terbitan TNI AU serta dilengkapi dengan Ruang Mini Theater yang berkapasitas 60 orang untuk memutar film-film sejarah dan dunia kedirgantaraan.

h. Koleksi yang ada diluar. Memamerkan koleksi pesawat Tupolev TU-16 B KS, UF 1 Albatros, PBY-5A Catalina, pesawat A-4 Skyhawk, Pesawat OV-10 Bronco, Helikopter Super Puma NAS 332, peluru kendali SA-75, mobil Gaz dan truk Zeal.

 

MUSPUSDIRLA DALAM GAMBAR

1. Ruang Utama

image004

2. Ruang Kronologi

image005

3. Ruang Seragam

image006

4. Ruang Kotama dan Kasau

image007

5. Ruang Alutsista

image008

 

image009

6. Ruang Diorama

image010

 

image011

 

image012

7. Ruang Minat Dirgantara

image013

 

 

8. Simulator

image014

9. Mini Theater

image015

10. Lokasi

image016

11. Buka : Setiap Hari (Senin s/d Minggu)
: Pukul 08.30 s/d 15.30

12. Fasilitas
1. Mushola
2. Perpustakaan
3. Parkir Kendaraan Luas
4. Kantin
5. Kamar Mandi
6. Souvenir Shop
7. Taman yang teduh dan nyaman

 

 

 

MELUHURKAN MUSEUM, MEMULIAKAN KEBUDAYAAN



-Kutipan pernyataan Putu Supadma Rudana (Ketua Umum AMI), dihadapan Para  Ibu Negara serangkaian Spouse Program KTT ASEAN, 18 November 2011-

 

 

 

RAPIMNAS AMI 2015

  • IMG-20151108-WA0005
  • IMG-20151108-WA0006
  • IMG-20151108-WA0009
  • IMG-20151108-WA0010
  • IMG-20151108-WA0013
  • IMG-20151108-WA0014
  • IMG-20151108-WA0008
  • Klik untuk menyimak berita selengkapnya RAPIMNAS AMI 2015 ...
  • Klik untuk menyimak berita selengkapnya RAPIMNAS AMI 2015 ...
  • Klik untuk menyimak berita selengkapnya RAPIMNAS AMI 2015 ...
  • Klik untuk menyimak berita selengkapnya RAPIMNAS AMI 2015 ...
  • Klik untuk menyimak berita selengkapnya RAPIMNAS AMI 2015 ...
  • Klik untuk menyimak berita selengkapnya RAPIMNAS AMI 2015 ...

Kilas Pandang AMI

SELAYANG PANDANG MUNAS III ASOSIASI MUSEUM INDONESIA(AMI) & ANJANGSANA MUSEUM KETUA UMUM TERPILIH

Kilas Lintas Rakor AMIDA

  • IMG 4560
  • IMG 4485
  • IMG 4532
  • IMG 4589
  • IMG 4611
  • IMG 4614
  • IMG 4616
  • IMG 4621
  • IMG 4636
  • IMG 4637
  • IMG 4790
  • IMG 4800
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......

Dari Kami

  • Keluarga Besar Asosiasi Museum Indonesia Mengucapkan Selamat Hari Natal & Tahun Baru 2017.
    Semoga damai senantiasa menyertai kita. Salam Museum Di Hatiku.
  • Ingin tahu rumah budaya bangsa di seluruh Indonesia?
    Silakan klik:
     Profil Museum

logo AMI

Berbagi Melalui Media AMI

  • Buletin AMI Depan

  • AMI -final 10042015 checked-page-001

  • Teaser Media AMI



  • Ingin Media AMI dikirimkan ke museum/instansi Anda?

    Kabarkan kepada redaksi melalui:

    This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • Silakan Baca Media AMI edisi 2014. Unduh tersedia di sini.
  • Silakan Baca Media AMI edisi 2015. Unduh tersedia di sini.
  • Silakan Baca Media AMI edisi 2016. Unduh tersedia di sini.

Kertas Kerja Permuseuman

  • Teaser Presentasi Ketum AMI
  • Slide01
  • Teaser Presentasi AMIDA Sulawesi
  • Presentasi dari Ketua Umum AMI. Paparan arah kebijakan organisasi.
  • Paparan dalam kegiatan Rapat Kerja Kementerian Koordinator Maritim, Banten - Mei 2016.
  • Aspirasi dari AMIDA Sulawesi. Gagasan pengembangan permuseuman di daerah.

Paparan Para Pakar

  • Slide1
  • Teaser Presentasi Jefri Riwu Kore
  • Teaser Presentasi Harry Widianto
  • Teaser Presentasi Roy Suryo
  • Teaser Presentasi Firmansyah Lubis
  • Unduh makalah dari Komisi X DPR-RI, Ridwan Hisjam. Perspektif strategis perkembangan permuseuman.
  • Unduh makalah dari Komisi X DPR-RI, Jefirstson Riwu Kore. Pandangan mendalam atas museum di Nusantara.
  • Unduh presentasi dari Direktur PCBM Kemdikbud RI, Harry Widianto. Deskripsi komprehensif permuseuman kita.
  • Unduh paparan pakar telekomunikasi, Roy Suryo. Kemungkinan implementasi teknologi digital bagi kemajuan museum.
  • Unduh makalah dari Direktur e-Government, Firmansyah Lubis. Pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan museum.

JENDELA

Perkuat Perlindungan Cagar Budaya

 

Menindaklanjuti sejumlah arca di halaman Museum Nasional di Jakarta yang kebanjiran, pemerintah dituntut memperkuat prosedur operasi standar perlindungan cagar budaya saat bencana alam, seperti letusan gunung berapi, banjir, dan gempa. Ini penting karena alam Indonesia rawan bencana, sementara jumlah balai pelestarian dan konservator minim. 


Revitalisasi Terkesan Hanya Reparasi

 

 Asosiasi Museum Indonesia mem-pertanyakan komitmen pemerintah dalam merevitalisasi museum yang ada di Indonesia. Hal itu karena program revita-lisasi dinilai kurang tepat sasaran dan terkesan hanya sebatas reparasi. 


Kemendikbud Survei 35 Museum

Rp 109 Miliar Untuk Revitalisasi

 

Jakarta, Kompas – Sepuluh tim di bawah koordinasi Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyurvei 35 museum di sepuluh provinsi di Indonesia. Tim-tim mendata kelayakan museum sebagai data awal untuk penganugerahan museum dan usulan revitalisasi.

AGENDA AMIDA

  • IMG-20151117-WA0007IMG-20151117-WA0008



Maestro

  • Obituari Taufiq Kiemas 
    (31 Desember 1942 - 8 Juni  2013)

    Obituari Taufiq kiemas
    Berpulang ke haribaan Tuhan, Bapak Taufik Kiemas, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Indonesia. Kita kehilangan suri tauladan yang memuliakan bangsa.
  • OBITUARI MOH. AMIR SUTAARGA 
    (5 Maret 1928—1 Juni 2013)

    amir sutaargaKalangan permuseuman dan juga kebudayaan Indonesia kehilangan salah satu tokoh mumpuni, Moh Amir Sutaarga. Beliau berpulang kehadapan Tuhan Yang Maha Kuasa pada 1 Juni 2013 pukul 08.05 WIB di Jakarta. 

  • OBITUARI GATHUT DWI HASTORO 
    (3 Mei 1964 - 29 Maret 2016)

    224046 107043152717835 1902923 nTelah berpulang, Bapak Gathut Dwi Hastoro, Ketua AMIDA DKI Jakarta "Paramita Jaya", pada Selasa, 29 Maret 2016 sekitar pukul 21.10 WIB. Beliau yang juga lama mengabdi sebagai Ketua UPK Kota Tua Jakarta merupakan sosok pejuang dan pengabdi permuseuman Indonesia. 
  • Obituari Tri Prastiyo

    Tri PrastiyoKeluarga permuseuman Indonesia kembali kehilangan. Salah satu pejuang museum yang selama ini dikenal berdedikasi dalam mengelola Museum Kereta Api Ambarawa, Tri Prastiyo, dikabarkan berpulang ke sisi Tuhan Yang Maha Esa pada April 2016.
     

JELAJAH

Ingin Penelitian Rawa? Datang saja ke Museum Rawa Indonesia

 

Tahun 1993, Rubiyanto H Susanto, saat kali pertama melakukan penelitian mengenai rawa di Sumatera Selatan, mengalami kesulitan mendapatkan data. Pengalaman tersebut lantas mendorong guru besar dari Universitas Sriwijaya ini mendirikan museum mengenai rawa. Selengkapnya ....

 


Jalan-Jalan ke Museum Trinil, Yuk...

 

Madiunpos.com, NGAWI – Ada beberapa tempat di Indonesia yang memamerkan kehidupan pada masa prasejarah. Museum Trinil adalah salah satu tempat yang menampilkan kehidupan masa prasejarah itu dan menjadi andalan pariwisata Ngawi. Selengkapnya ....

Prasasti

PRASASTI ULUBELU

 

Prasasti Ulubelu adalah salah satu dari prasasti yang diperkirakan merupakan peninggalan Kerajaan Sunda dari abad ke-15 M, yang ditemukan di Ulubelu, Desa Rebangpunggung, Kotaagung, Lampung pada tahun 1936. Prasasti Ulubelu saat ini disimpan di Museum Nasional, dengan nomor inventaris D.154.Read more ....

 

Tutur Luhur

  • Ir. Soekarno

     Ir SoekarnoAlangkah terharunja hati saja tatkala saja mengundjungi suatu museum di Mexico-city. Museum itu ialah museum Sedjarah Perdjoangan Nasional Mexico. Saja terharu Read more......
  • Susilo Bambang Yudhoyono

    sby pidato Kita juga bersyukur ke hadirat Allah SWT karena pada sore hari ini kita dapat menyaksikan Peresmian Museum Jenderal Besar Doktor Abdul Haris Nasution sebagai Read more .....
  • Sir Rudolf Bing

    Pada galibnya, kita serupa dengan museum. Aku juga terpanggil mempersembahkan karya masterpiece dalam sentuhan modern.
  • Pablo Picasso 


    Berilah aku sebuah museum dan aku akan mengisinya dengan karya adiluhung

Kabar Museum

Liburan Natal, Museum Brawijaya Jadi Perhatian Khusus Para Wisatawan

Liburan Natal, Museum Brawijaya Jadi Perhatian Khusus Para Wisatawan

 

MALANGTIMES - Liburan Natal dan Tahun Baru tahun ini, Kota Malang dibanjiri wisatawan dari berbagai daerah. Banyak tempat di Kota Malang yang menjadi perhatian khusus para wisatawan. Salah satunya adalah Museum Brawijaya Malang.

Read more...

12 TAHUN TSUNAMI ACEH: Peringati 12 Tahun, Museum Tsunami Dibuka Malam Hari

12 TAHUN TSUNAMI ACEH:

Peringati 12 Tahun, Museum Tsunami Dibuka Malam Hari

 

GEMPA dan tsunami di Aceh yang terjadi tanggal 26 Desember 2004 silam sudah lewat 12 tahun. Meski telah berlalu, tetapi ini tidak layak untuk dilupakan begitu saja. 

Read more...

Dinobatkan Jadi Bapak Permuseuman Indonesia, SBY Bicara Cinta Sejarah

Dinobatkan Jadi Bapak Permuseuman Indonesia, SBY Bicara Cinta Sejarah

Jakarta - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dianugerahi gelar oleh Asosiasi Museum Indonesia (AMI) sebagai Bapak Permuseuman Indonesia. Penghargaan ini diberikan karena kontribusinya dalam mengawal perkembangan museum Nusantara.

Read more...

Kehadiran Museum Belum Sentuh Masyarakat Secara Luas

Kehadiran Museum Belum Sentuh Masyarakat Secara Luas

 

Saat ini museum belum bisa memberikan manfaat banyak kepada masyarakat. Foktor penyebabnya museum belum bisa mengkomunikasikan secara baik kepada lingkungan.

Read more...

Gebyar Pesona Museum Nusantara Siap Majukan Budaya Indonesia

Gebyar Pesona Museum Nusantara Siap Majukan Budaya Indonesia

Menyambut Hari Nasional Museum Indonesia, Asosiasi Museum Indonesia menghadirkan kembali Gebyar Pesona Museum Nusantara (GPMN) ke dua pada 12-15 Oktober 2016 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Acara ini guna langkah awal menjadikan TMII sebagai Ibu Kota Kebudayaan.

Read more...

Anugerah Museum Awards 2016 di TMII

Anugerah Museum Awards 2016 di TMII 

 

Sebanyak 459 museum yang terdapat di 34 provinsi di Indonesia menjadi kajian menarik bagi Komunitas Jelajah selama 1 tahun 6 bulan terakhir. Setelah itu, dalam rangka menggaungkan Gerakan Cinta Museum, Komunitas Jelajah akan menyampaikan Anugerah Museum Awards 2016 di Taman Mini Indonesia(TMII), Jakarta. Kegiatannya dikemas dalam rangkaian Hari Museum Indonesia, 12-15 Oktober 2016. Hari Museum Indonesia ditetapkan jatuh pada tanggal 12 Oktober.

Read more...

Akhir Pekan, Mampir ke Gebyar Pesona Museum Nusantara di TMII

Akhir Pekan, Mampir ke Gebyar Pesona Museum Nusantara di TMII

Acara Gebyar Pesona Museum Nusantara digelar di Anjungan Kalimantan Barat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Acara yang diselenggarakan kali kedua ini bertema "Exotica of Borneo".

Read more...

Apa Pentingnya Mengunjungi Museum?

Apa Pentingnya Mengunjungi Museum?

Museum adalah salah satu obyek wisata yang bisa dikunjungi. Di dalamnya terdapat koleksi-koleksi peninggalan budaya yang beraneka ragam.

Read more...

Ulas Gagasan

KEMENTERIAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA
(Impian Lama yang Belum Terwujud)

Oleh : Nunus Supardi (Pemerhati Kebudayaan)

 

 

 

I. PENDAHULUAN

 

 

Salah satu bidang yang setiap musim kampanye, baik calon legislatif (DPR dan DPRD) maupun calon pejabat eksekutif mulai dari calon bupati dan wakil bupati, calon walikota dan wakil walikota sampai pada calon presiden dan wakil presiden, yang jarang disentuh sebagai materi kampanye adalah masalah kebudayaan. Kalau toh muncul, hanya sebatas kulitnya. Belum terungkap secara menyeluruh tentang arti dan peran kebudayaan, melainkan hanya sebatas kesenian saja. Tidak sampai pada perbincangan mengenai seluruh aspek dan unsur yang terkandung dalam kebudayaan. Read More....

 

MENGUBAH PARADIGMA ENTREPRENEURSHIP

MEWUJUDKAN PRIBADI LUHUR BERKARAKTER

 

Oleh : Supadma Rudana*

 

Sebuah bangsa yang besar, demikian pula pribadi seseorang yang terpujikan dan berintegritas (terpercaya serta bermartabat), selalu dinyatakan karena memiliki karakter. Dalam pengertian paling dasar, karakter adalah segugusan nilai-nilai hakiki yang unggul, dan dalam prosesnya kemudian membentuk jati diri; merefleksikan keluhuran sikap dan perilaku  Read more ....

Ikuti Kami di :

facebook icon Ami Pusat atau 

 Twitter-Vector-Icon@asosiasimuseum