• screen 1 2
  • prambanan dan jam gadang
  • pura-wayang
  • Sawah dan danau 2
  • pelebon ami 1
  • photo ami 2 fl
  • photo ami 4 klentheng
  • photo ami 5 fl
  • photo ami 6
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi
  • photo by M. Bundhowi

SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI ASOSIASI MUSEUM INDONESIA (AMI) PUSAT

ANGGARAN DASAR
ASOSIASI MUSEUM INDONESIA

 

PEMBUKAAN

 

Bahwa museum adalah sebuah lembaga yang bersifat tetap, tidak mencari keuntungan, melayani masyarakat berikut perkembangannya, terbuka bagi umum, yang memperoleh, merawat, menghubungkan dan memamerkan untuk tujuan-tujuan studi, pendidikan dan kesenangan, barang-barang pembuktian manusia dan lingkungan.

Bahwa museum adalah sebuah lembaga tempat penyimpanan, perawatan, pengamanan, dan pemanfaatan benda-benda materil hasil budaya manusia serta alam dan lingkungannya, guna menunjang upaya perlindungan dan pelestarian kekayaan budaya bangsa.

 

Bahwa koleksi museum adalah benda-benda bukti materiil hasil budaya manusia serta alam dan lingkungannya yang mempunyai nilai-nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, dan budaya.

 

Bahwa untuk kelangsungan dan peningkatan penyelenggaraan dan aktivitas masing-masing museum, maka diperlukan adanya sebuah organisasi permuseuman sebagai mitra pemerintah untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut di atas.

 

Bahwa berkenaan dengan maksud dan tujuan tersebut, maka dibentuklah organisasi permuseuman Indonesia dengan namaAsosiasi Museum Indonesia (AMI). AMI adalah kelanjutan dari organisasi permuseuman sebelumnya yaitu Badan Musyawarah Museum Indonesia (BMMI) yang didirikan pada 28 Oktober 1998 di Yogyakarta.

 

Dengan bersendi pada pembukaan ini maka disusunlah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta Kode Etik bagi penyelenggara dan pengelola museum di Indonesia sebagai berikut:

 

BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1
Nama dan Kedudukan
Organisasi ini bernama Asosiasi Museum Indonesia dan selanjutnya disingkat AMI untuk masa yang tidak ditentukan sebagai kelanjutan dari organisasi Badan Musyawarah Museum Indonesia (BMMI) yang didirikan pada 28 Oktober 1998 di Yogyakarta

 

Pasal 2
AMI Pusat (AMI) berkedudukan di Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

BAB II
ASAS, DASAR, SIFAT DAN TUJUAN

 

Pasal 3
Asas dan Dasar
AMI berasaskan Pancasila dan berdasarkan UUD 1945.

 

Pasal 4
Sifat
AMI merupakan organisasi profesi non pemerintah dalam bidang permuseuman yang juga memayungi organisasi-organisasi dalam bidang permuseuman.

 

Pasal 5
Tujuan
AMI didirikan dengan tujuan:


1. Ikut memajukan permuseuman di Indonesia melalui kerjasama dengan berbagai pihak dalam lingkup regional, nasional dan internasional
2. Mewujudkan adanya organisasi dalam bidang permuseuman dengan anggota yang mempunyai profesionalisme tinggi, bermartabat dan terhormat.
3. Menjadi mitra pemerintah untuk memajukan permuseuman di Indonesia sesuai dengan bidang tugas dan fungsi masing-masing
4. Terjalinnya komunikasi dan peningkatan apresiasi masyarakat terhadap permuseuman di Indonesia

 

BAB III
ANGGOTA

Pasal 6


1. Anggota AMI adalah Museum dan setiap orang yang memenuhi persyaratan serta telah ditetapkan sebagai anggota
2. Anggota AMI terdiri dari :
a. Anggota Biasa
b. Anggota Luar Biasa
c. Anggota Kehormatan
3. Ketentuan mengenai keanggotaan AMI sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) diatur dalam Anggaran Rumah Tangga

 

 

BAB IV
ORGANISASI

 

Pasal 7
Kekuasaan tertinggi organisasi adalah Musyawarah Nasional (Munas).

 

Pasal 8
Musyawarah dan Rapat


1. Musyawarah terdiri dari:
a. Musyawarah Nasional
b. Musyawarah Luar Biasa
c. Musyawarah Daerah

2. Rapat tingkat nasional terdiri dari :
a. Rapat Kerja Nasional
b. Rapat Pimpinan Nasional
c. Rapat Koordinasi Nasional

 

 

Pasal 9
Musyawarah Nasional

1. Musyawarah Nasional diselenggarakan (1) satu kali dalam 5 (lima) tahun.
2. Musyawarah Nasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan untuk:
a. Meminta Laporan Pertanggungjawaban Pengurus;
b. Mengubah dan menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga jika dipandang perlu;
c. Menyusun dan menetapkan Program Kerja;
d. Memilih dan menetapkan Pengurus Pusat;
e. Dapat membubarkan organisasi.

 

Pasal 10
Musyawarah Daerah

Musyawarah daerah diadakan :


1. Sesuai dengan ketentuan AD/ART masing-masing AMIDA
2. Menilai laporan pertanggungjawaban pengurus daerah yang akan mengakhiri masa jabatan.
3. Menerima atau menolak pertanggungjawaban pengurus lama.
4. Memilih pengurus baru untuk masa jabatan selanjutnya.
5. Menyusun program kerja organisasi daerah ke depan

 

Pasal 11
Musyawarah Luar Biasa
Musyawarah Luar Biasa dapat diadakan sewaktu-waktu atas permintaan sekurang-kurangnya 2/3 anggota terdaftar karena adanya hal-hal yang bersifat mendesak.

 

 

BAB V
KEPENGURUSAN

Pasal 12


1. Pengurus AMI meliputi:
a. Pengurus Pusat
b. Pengurus Daerah
2. Pengurus Pusat dipilih dan disahkan melalui Musyawarah Nasional (MUNAS) dan Pengurus Daerah dipilih dan disahkan melalui Musyawarah Daerah (MUSDA)
3. Susunan Pengurus terdiri dari:
a. Pembina
b. Penasihat
c. Pengurus
d. Dewan Pakar
e. Majelis Kehormatan

 

 

BAB VI
KODE ETIK

Pasal 13

1. AMI mempunyai Kode Etik organisasi
2. Pelaksanaan, pengawasan dan pemberian sanksi atas pelanggaran Kode Etik dilakukan oleh Majelis Kehormatan.

 

 

BAB VII
SUMBER DAYA

Pasal 14


1. Sumber daya AMI terdiri dari:
a. Sumber daya manusia
b. Sumber dana
c. Aset
2. Sumber daya sebagai dimaksud ayat (1) dikelola secara efektif dan efisien untuk tujuan organisasi

 

Pasal 15


1. Sumber dana AMI berasal dari:
a. Iuran Anggota.
b. Sumbangan pemerintah, non pemerintah, perorangan, dan lembaga lainnya baik dari dalam maupun luar negeri yang sifatnya tidak mengikat.
c. Kegiatan dan usaha yang sah dan tidak bertentangan dengan AD/ART
2. Besarnya iuran anggota ditetapkan dalam Musyawarah Nasional

 

BAB VIII
ATRIBUT

Pasal 16

Atribut AMI berupa lambang, panji, hymne dan salam museum

 

BAB IX
ANGGARAN RUMAH TANGGA

Pasal 17

1. Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar, sepanjang mengenai teknik pelaksanaannya, akan dijabarkan lebih lanjut di dalam Anggaran Rumah Tangga yang merupakan perincian dari Anggaran Dasar dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan
2. Anggaran Rumah Tangga dan aturan pelaksanaannya tidak boleh memuat ketentuan-ketentuan yang bertentangan dengan Anggaran Dasar

 

 

BAB X
PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA

Pasal 18


1. Keputusan untuk mengubah dan atau menambah peraturan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga AMI hanya dapat dilakukan melalui suatu Musyawarah Nasional dan atau Musyawarah Luar Biasa yang dilakukan untuk itu dan dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) dari AMIDA
2. Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dinyatakan sah jika disetujui oleh lebih dari 2/3 (dua pertiga) dari jumlah AMIDA

 

BAB XI
PEMBUBARAN
Pasal 19

1. Pembubaran AMI hanya dapat dilakukan melalui usulan dari sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) jumlah anggota
2. Pembubaran AMI hanya dapat dilakukan melalui Musyawarah Luar Biasa yang dihadiri oleh sekurang-kurangnya ¾ (tiga perempat) dari jumlah anggota
3. Keputusan pembubaran dianggap sah jika disetujui dan ditandatangani sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) dari anggota yang hadir
4. Apabila AMI dibubarkan, maka seluruh sumber daya diserahkan kepada badan sosial

 

BAB XII
PENUTUP

Pasal 20

1. Anggaran Dasar ini mulai berlaku sejak ditetapkan
2. Hal-hal yang tidak atau belum diatur dalam Anggaran Dasar ini diatur dalam Anggaran Rumah Tangga yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Anggaran Dasar.

 

 

MELUHURKAN MUSEUM, MEMULIAKAN KEBUDAYAAN



-Kutipan pernyataan Putu Supadma Rudana (Ketua Umum AMI), dihadapan Para  Ibu Negara serangkaian Spouse Program KTT ASEAN, 18 November 2011-

 

 

 

RAPIMNAS AMI 2015

  • IMG-20151108-WA0005
  • IMG-20151108-WA0006
  • IMG-20151108-WA0009
  • IMG-20151108-WA0010
  • IMG-20151108-WA0013
  • IMG-20151108-WA0014
  • IMG-20151108-WA0008
  • Klik untuk menyimak berita selengkapnya RAPIMNAS AMI 2015 ...
  • Klik untuk menyimak berita selengkapnya RAPIMNAS AMI 2015 ...
  • Klik untuk menyimak berita selengkapnya RAPIMNAS AMI 2015 ...
  • Klik untuk menyimak berita selengkapnya RAPIMNAS AMI 2015 ...
  • Klik untuk menyimak berita selengkapnya RAPIMNAS AMI 2015 ...
  • Klik untuk menyimak berita selengkapnya RAPIMNAS AMI 2015 ...

Kilas Pandang AMI

SELAYANG PANDANG MUNAS III ASOSIASI MUSEUM INDONESIA(AMI) & ANJANGSANA MUSEUM KETUA UMUM TERPILIH

Kilas Lintas Rakor AMIDA

  • IMG 4560
  • IMG 4485
  • IMG 4532
  • IMG 4589
  • IMG 4611
  • IMG 4614
  • IMG 4616
  • IMG 4621
  • IMG 4636
  • IMG 4637
  • IMG 4790
  • IMG 4800
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......
  • Klik untuk simak berita selengkapnya tentang Rakor AMIDA di TMII, 17-19 April 2015 .......

Dari Kami

  • Keluarga Besar Asosiasi Museum Indonesia Mengucapkan Selamat Hari Natal & Tahun Baru 2017.
    Semoga damai senantiasa menyertai kita. Salam Museum Di Hatiku.
  • Ingin tahu rumah budaya bangsa di seluruh Indonesia?
    Silakan klik:
     Profil Museum

logo AMI

Berbagi Melalui Media AMI

  • Buletin AMI Depan

  • AMI -final 10042015 checked-page-001

  • Teaser Media AMI



  • Ingin Media AMI dikirimkan ke museum/instansi Anda?

    Kabarkan kepada redaksi melalui:

    This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • Silakan Baca Media AMI edisi 2014. Unduh tersedia di sini.
  • Silakan Baca Media AMI edisi 2015. Unduh tersedia di sini.
  • Silakan Baca Media AMI edisi 2016. Unduh tersedia di sini.

Kertas Kerja Permuseuman

  • Teaser Presentasi Ketum AMI
  • Slide01
  • Teaser Presentasi AMIDA Sulawesi
  • Presentasi dari Ketua Umum AMI. Paparan arah kebijakan organisasi.
  • Paparan dalam kegiatan Rapat Kerja Kementerian Koordinator Maritim, Banten - Mei 2016.
  • Aspirasi dari AMIDA Sulawesi. Gagasan pengembangan permuseuman di daerah.

Paparan Para Pakar

  • Slide1
  • Teaser Presentasi Jefri Riwu Kore
  • Teaser Presentasi Harry Widianto
  • Teaser Presentasi Roy Suryo
  • Teaser Presentasi Firmansyah Lubis
  • Unduh makalah dari Komisi X DPR-RI, Ridwan Hisjam. Perspektif strategis perkembangan permuseuman.
  • Unduh makalah dari Komisi X DPR-RI, Jefirstson Riwu Kore. Pandangan mendalam atas museum di Nusantara.
  • Unduh presentasi dari Direktur PCBM Kemdikbud RI, Harry Widianto. Deskripsi komprehensif permuseuman kita.
  • Unduh paparan pakar telekomunikasi, Roy Suryo. Kemungkinan implementasi teknologi digital bagi kemajuan museum.
  • Unduh makalah dari Direktur e-Government, Firmansyah Lubis. Pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan museum.

AGENDA AMIDA

  • IMG-20151117-WA0007IMG-20151117-WA0008



Maestro

  • Obituari Taufiq Kiemas 
    (31 Desember 1942 - 8 Juni  2013)

    Obituari Taufiq kiemas
    Berpulang ke haribaan Tuhan, Bapak Taufik Kiemas, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Indonesia. Kita kehilangan suri tauladan yang memuliakan bangsa.
  • OBITUARI MOH. AMIR SUTAARGA 
    (5 Maret 1928—1 Juni 2013)

    amir sutaargaKalangan permuseuman dan juga kebudayaan Indonesia kehilangan salah satu tokoh mumpuni, Moh Amir Sutaarga. Beliau berpulang kehadapan Tuhan Yang Maha Kuasa pada 1 Juni 2013 pukul 08.05 WIB di Jakarta. 

  • OBITUARI GATHUT DWI HASTORO 
    (3 Mei 1964 - 29 Maret 2016)

    224046 107043152717835 1902923 nTelah berpulang, Bapak Gathut Dwi Hastoro, Ketua AMIDA DKI Jakarta "Paramita Jaya", pada Selasa, 29 Maret 2016 sekitar pukul 21.10 WIB. Beliau yang juga lama mengabdi sebagai Ketua UPK Kota Tua Jakarta merupakan sosok pejuang dan pengabdi permuseuman Indonesia. 
  • Obituari Tri Prastiyo

    Tri PrastiyoKeluarga permuseuman Indonesia kembali kehilangan. Salah satu pejuang museum yang selama ini dikenal berdedikasi dalam mengelola Museum Kereta Api Ambarawa, Tri Prastiyo, dikabarkan berpulang ke sisi Tuhan Yang Maha Esa pada April 2016.
     

JELAJAH

Ingin Penelitian Rawa? Datang saja ke Museum Rawa Indonesia

 

Tahun 1993, Rubiyanto H Susanto, saat kali pertama melakukan penelitian mengenai rawa di Sumatera Selatan, mengalami kesulitan mendapatkan data. Pengalaman tersebut lantas mendorong guru besar dari Universitas Sriwijaya ini mendirikan museum mengenai rawa. Selengkapnya ....

 


Jalan-Jalan ke Museum Trinil, Yuk...

 

Madiunpos.com, NGAWI – Ada beberapa tempat di Indonesia yang memamerkan kehidupan pada masa prasejarah. Museum Trinil adalah salah satu tempat yang menampilkan kehidupan masa prasejarah itu dan menjadi andalan pariwisata Ngawi. Selengkapnya ....

Prasasti

PRASASTI ULUBELU

 

Prasasti Ulubelu adalah salah satu dari prasasti yang diperkirakan merupakan peninggalan Kerajaan Sunda dari abad ke-15 M, yang ditemukan di Ulubelu, Desa Rebangpunggung, Kotaagung, Lampung pada tahun 1936. Prasasti Ulubelu saat ini disimpan di Museum Nasional, dengan nomor inventaris D.154.Read more ....

 

Tutur Luhur

  • Ir. Soekarno

     Ir SoekarnoAlangkah terharunja hati saja tatkala saja mengundjungi suatu museum di Mexico-city. Museum itu ialah museum Sedjarah Perdjoangan Nasional Mexico. Saja terharu Read more......
  • Susilo Bambang Yudhoyono

    sby pidato Kita juga bersyukur ke hadirat Allah SWT karena pada sore hari ini kita dapat menyaksikan Peresmian Museum Jenderal Besar Doktor Abdul Haris Nasution sebagai Read more .....
  • Sir Rudolf Bing

    Pada galibnya, kita serupa dengan museum. Aku juga terpanggil mempersembahkan karya masterpiece dalam sentuhan modern.
  • Pablo Picasso 


    Berilah aku sebuah museum dan aku akan mengisinya dengan karya adiluhung

Kabar Museum

Liburan Natal, Museum Brawijaya Jadi Perhatian Khusus Para Wisatawan

Liburan Natal, Museum Brawijaya Jadi Perhatian Khusus Para Wisatawan

 

MALANGTIMES - Liburan Natal dan Tahun Baru tahun ini, Kota Malang dibanjiri wisatawan dari berbagai daerah. Banyak tempat di Kota Malang yang menjadi perhatian khusus para wisatawan. Salah satunya adalah Museum Brawijaya Malang.

Read more...

12 TAHUN TSUNAMI ACEH: Peringati 12 Tahun, Museum Tsunami Dibuka Malam Hari

12 TAHUN TSUNAMI ACEH:

Peringati 12 Tahun, Museum Tsunami Dibuka Malam Hari

 

GEMPA dan tsunami di Aceh yang terjadi tanggal 26 Desember 2004 silam sudah lewat 12 tahun. Meski telah berlalu, tetapi ini tidak layak untuk dilupakan begitu saja. 

Read more...

Dinobatkan Jadi Bapak Permuseuman Indonesia, SBY Bicara Cinta Sejarah

Dinobatkan Jadi Bapak Permuseuman Indonesia, SBY Bicara Cinta Sejarah

Jakarta - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dianugerahi gelar oleh Asosiasi Museum Indonesia (AMI) sebagai Bapak Permuseuman Indonesia. Penghargaan ini diberikan karena kontribusinya dalam mengawal perkembangan museum Nusantara.

Read more...

Kehadiran Museum Belum Sentuh Masyarakat Secara Luas

Kehadiran Museum Belum Sentuh Masyarakat Secara Luas

 

Saat ini museum belum bisa memberikan manfaat banyak kepada masyarakat. Foktor penyebabnya museum belum bisa mengkomunikasikan secara baik kepada lingkungan.

Read more...

Gebyar Pesona Museum Nusantara Siap Majukan Budaya Indonesia

Gebyar Pesona Museum Nusantara Siap Majukan Budaya Indonesia

Menyambut Hari Nasional Museum Indonesia, Asosiasi Museum Indonesia menghadirkan kembali Gebyar Pesona Museum Nusantara (GPMN) ke dua pada 12-15 Oktober 2016 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Acara ini guna langkah awal menjadikan TMII sebagai Ibu Kota Kebudayaan.

Read more...

Anugerah Museum Awards 2016 di TMII

Anugerah Museum Awards 2016 di TMII 

 

Sebanyak 459 museum yang terdapat di 34 provinsi di Indonesia menjadi kajian menarik bagi Komunitas Jelajah selama 1 tahun 6 bulan terakhir. Setelah itu, dalam rangka menggaungkan Gerakan Cinta Museum, Komunitas Jelajah akan menyampaikan Anugerah Museum Awards 2016 di Taman Mini Indonesia(TMII), Jakarta. Kegiatannya dikemas dalam rangkaian Hari Museum Indonesia, 12-15 Oktober 2016. Hari Museum Indonesia ditetapkan jatuh pada tanggal 12 Oktober.

Read more...

Akhir Pekan, Mampir ke Gebyar Pesona Museum Nusantara di TMII

Akhir Pekan, Mampir ke Gebyar Pesona Museum Nusantara di TMII

Acara Gebyar Pesona Museum Nusantara digelar di Anjungan Kalimantan Barat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Acara yang diselenggarakan kali kedua ini bertema "Exotica of Borneo".

Read more...

Apa Pentingnya Mengunjungi Museum?

Apa Pentingnya Mengunjungi Museum?

Museum adalah salah satu obyek wisata yang bisa dikunjungi. Di dalamnya terdapat koleksi-koleksi peninggalan budaya yang beraneka ragam.

Read more...

Ulas Gagasan

KEMENTERIAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA
(Impian Lama yang Belum Terwujud)

Oleh : Nunus Supardi (Pemerhati Kebudayaan)

 

 

 

I. PENDAHULUAN

 

 

Salah satu bidang yang setiap musim kampanye, baik calon legislatif (DPR dan DPRD) maupun calon pejabat eksekutif mulai dari calon bupati dan wakil bupati, calon walikota dan wakil walikota sampai pada calon presiden dan wakil presiden, yang jarang disentuh sebagai materi kampanye adalah masalah kebudayaan. Kalau toh muncul, hanya sebatas kulitnya. Belum terungkap secara menyeluruh tentang arti dan peran kebudayaan, melainkan hanya sebatas kesenian saja. Tidak sampai pada perbincangan mengenai seluruh aspek dan unsur yang terkandung dalam kebudayaan. Read More....

 

MENGUBAH PARADIGMA ENTREPRENEURSHIP

MEWUJUDKAN PRIBADI LUHUR BERKARAKTER

 

Oleh : Supadma Rudana*

 

Sebuah bangsa yang besar, demikian pula pribadi seseorang yang terpujikan dan berintegritas (terpercaya serta bermartabat), selalu dinyatakan karena memiliki karakter. Dalam pengertian paling dasar, karakter adalah segugusan nilai-nilai hakiki yang unggul, dan dalam prosesnya kemudian membentuk jati diri; merefleksikan keluhuran sikap dan perilaku  Read more ....

Ikuti Kami di :

facebook icon Ami Pusat atau 

 Twitter-Vector-Icon@asosiasimuseum